Use your widget sidebars in the admin Design tab to change this little blurb here. Add the text widget to the Blurb Sidebar!

Menkominfo akan luncurkan satelit internet kecepatan tinggi

Posted: July 8th, 2020 | Author: | Filed under: TEKNOLOGI | No Comments »

Menkominfo akan luncurkan satelit internet kecepatan tinggi

Menkominfo-akan-luncurkan-satelit-internet-kecepatan-tinggi

Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, mengatakan akan menyewakan Internet satelit berkecepatan tinggi untuk sementara pada tahun 2019 untuk mempercepat layanan ke berbagai lembaga pemerintah seperti sekolah, desa, dan pusat kesehatan yang tidak dapat diakses online sebelum ia meluncurkan satelitnya sendiri dalam 2021-2022. Menurut Rudiantara di Jakarta, pemerintah berencana meluncurkan satelit Internet kecepatan tinggi pada 2018 pada hari Rabu. Satelit baru diharapkan diluncurkan pada akhir 2021 atau awal 2022.  

“Pada tahun 2018, kami akan menentukan siapa yang akan dirancang

sebagai unit bisnis untuk membangun, meluncurkan dan mengoperasikan satelit yang satelitnya akan diluncurkan pada akhir 2021 atau awal 2022,” katanya. Karena alasan ini, satelit berkecepatan tinggi yang diluncurkan oleh Indonesia akan menyewa satelit pada tahun 2019 sehingga layanan dapat dengan cepat ditunda kemudian ketika satelit diluncurkan dan dinaikkan. Ini akan mempercepat layanan Internet berkecepatan tinggi yang dibutuhkan oleh berbagai lembaga seperti sekolah dan madrasah, Puskesmas, Polres, Polsek, Kodim dan desa-desa yang belum memiliki akses.  

“Tidak buruk, akan ada tiga tahun, kita akan mencari tahu siapa

yang bisa kita sewa satelit. Sekarang satelit kita sudah habis, yang harus kita lakukan adalah beralih ke satelit kita karena layanan ini harus tersedia sesegera mungkin dan infrastruktur secepatnya harus dibangun agar kita bisa bersaing. “,” katanya. Dia mengatakan berbagai lembaga akan dilayani secara bertahap pada tahun 2019, sehingga semua orang harus terhubung ke internet berkecepatan tinggi pada tahun 2024.  

Menurut dia, ada sekitar 140-150.000 poin, baik sekolah dan pusat

kesehatan dan desa, yang terhubung ke Internet berkecepatan tinggi. Sementara itu, antena yang mendukung Internet saat ini harus dibuat di daerah untuk mengembangkan ekonomi. “Bayangkan 140.000 hingga 150.000 antena yang kita butuhkan jika harga antena adalah Rp2 juta, Rp3 juta, berapa ratusan miliar yang akan kita distribusikan ke daerah,” katanya.  

sumber :

https://radiomarconi.com/ https://9apps.id/ https://dosenpendidikan.id/ https://gurupendidikan.org/


Comments are closed.